Sejarah Desa

Pada Tahun 1920 ada beberapa talang atau kebun yang terletak di dataran yang lebih tinggi dari tempat pemukiman warga yang bernama Genting, yang dikepalai oleh seseorang bernama Patih Talang yang berasal dari desa  lunjuk maka warga genting menyebutnya Talang Tinggi sampai sekarang.

Pada Tahun 1940 dalam masa jabatan Depati Mangku Akim, masih dalam penjajahan  belanda dan Jepang karena selama ini anak-anak mereka belum mengenal baca tulis maka berdirilah sebuah sekolah rakyan (SR) empat ruangan yang tenaga pengajarnya didatangkan dari luar.

Pada tahun 1945 seiring dengan tahun kemerdekaan kepemimpinan Dusun (Talang Tinggi) beruba menjadi Depati, Depati yang pertama langsung turun dengan Jaib karena dia adalah jungku pemerintahan. Setelah  meninggal dunia langsung digantikan Depati Ahib maka tahun 1950 Repati sudah  tua beliau tidak mampu menyandang Jabatan Repati diangkatlah Ikram PJS sebgai Repati pada tahun 1960 s/d 1963  pada masa inilah berdiri Sekolah Dasar Talang Tinggi.

Pada Tahun 1964 s/d 1972 Depati dijabat oleh  Depati Samsiarudin sebagai penggawo  dipangku Nuhidin, pada tahun 1972 s/d 1981 jabatan Repati di pangku oleh Depati Nuhidin, karena Repti Samsiarudin tidak mampu lagi.

Pada tahun 1981 Reapti beruba menjadi Kepala desa, melalui pemilihan  2 calon yaitu Ikram Nasuhi dan Saripudin dimenangkan oleh Ikram Nasuhi dari Tahun 1981 s/d 1990 pada masa ini di bangunya puskesmas pembantu oleh pemerintah Kabupaten Seluma dan masuknya  Perusahaan Pemerintah (BUMN) yang membangun Perkebunan Kelapa Sawit dengan pola PLASMA yang luas mecapai 3000 ha  yang tergabung 4 Desa, Desa Talang Tinggi, Pagar Agung, Air Latak dan Dusun Baru kedua dan berdirnya KUD Empat Sepakat .

Pada tahun 1990 diadakan pemelihan Kepala desa Kempbali dengan 2 calon kepala desa yaitu Maliki. Z dan Saprudin dimenangkan Maliki. Z pada masa ini Talang Tinggi mendapatkan program P3DT ,yang di manfaatkan masyarakat Talang Tinggi membangun beberapa ruas jalan lingkungan desa dan jembatan sentra pruduksi. Pada masa ini juga berdirinya Koperasi Unit Desa KUD EMPAT SEPAKAT.

Pada tahun 1999 s/d 2007 mengadakan pemelihan Kepala Desa kembali 2 calon kepala desa Rahman dan Muklis Hidayat dimenangkan saudara Muklis Hidayat pada masa ini Talang Tinggi juga masuknya program P2D, bibit karet, pembuatan sertifikat prona dan Program P2KP masa tragis juga Propinsi Bengkulu di Guncang gempa Besar yang juga berdampak pada Desa Talang Tinggi sehingga membuat beberapa rumah warga rusak berat dan hasil panen kelapa sawit dan karet petani beberapa bulan tidak bisa tejual akibat pabrik di Provinsi Bengkulu rusak.

Pada tahun 2007 diadakan pemelihan kepala desa kembali dengan calon 3 orang (Khiril Tuspardi, Wasisto dan Muhamad Ali Irsan) dan pemlilihan ini dimenangkan oleh saudara Khairil Tuspardi masa pemerintahan Khairil Tuspardi pada tahun ini mendapatkan program P2DTK Talang Tinggi Mendapatkan bantuan mebler sd.1 Tahun berjalan saudara Khiril Tuspardi mau mencalonkan diri sebagai anggota legeslatif. Maka jabatan kepala desa di PJS-kan dengan saudara Marzuki selama 6 bulan di masa ini Talang Tinggi mendapat bangunan PUSKESMAS INDUK, setelah itu kembali di jabat saudara Khairi Tuspardi baru beberapa bulan, di PJS-kan dengan Saudara Zaidin Burhani selama 2 bulan karena Saudara Khairil Tuspardi tersandung dengan hukum setelah itu kepala desa Talang Tinggi kembali di jabat saudara Khairil Tuspardi + 1 tahun, lagi-lagi saudara Khairil Tuspardi mengundurkan diri karena  menjadi ketua partai PDIP Kabupaten Seluma   sehingga jabatan Kepala desa Talang Tinggi di pegang  PJS saudara Jumadi sebagai Sekcam Seluma Barat selama 10 bulan.

Tepatnya Tanggal 11 Juli 2011 kembali di adakan pemilihan Kepala Desa dengan calon 2 orang (ZANILI. B dan SUWARSI) yang di menangkan ZANILI. B dengan masa jabatan selama 6 tahun (Tahun 2011 – 2017) dan kaur pada masa pemerintah ini yaitu kaur umum saudara Suroso Iskak, Kaur Pembangunan Endi Wiyanto dan Kaur Pemerintah saudara Rusdi, sekdes Zaidin Burhani (PNS), pada masa pemerintahan ini mendapat beberapa bantuan atau Progaram Pemerintah diantara di sektor pertanian/perkebunan melalui Gapoktan Sepakat Jaya mendapat dana PUAP di prasarana pembangunan gedung TK dari program PNPM MPd, Jalan Rabat beton, Perbaikan Jalan dan jembatan sentra produksi, Perbaikan jalan lingkungan, pembuatan lapangan sepak bola dan bantuan lainnya.

Selanjutnya pada awal tahun 2015 saudara Rusdi selaku Kaur Pemerintahan Desa Talang Tinggi mengundurkan diri dan digantikan oleh saudara Mulyadi. Namun setelah tiga bulan menjabat sebagai Kaur Pemerintahan saudara Mulyadi kembali mengundurkan diri dan selanjutnya diangkatlah saudara Mahdiran, A.Md sebagai Kaur Pemerintahan sekaligus Bendahara Desa Talang Tinggi. Pada masa ini juga terjadi penarikan Sekretaris Desa PNS oleh pemerintahan Kabupaten Seluma, sehingga berdasarkan musyawarah desa dipilihlah saudara Anthon Prasthiyo ADW, S.Pd sebagai Sekretaris Desa. Pada tahun 2015 Desa Talang Tinggi menerima Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintahan Kabupaten Seluma dan Dana Desa (DD) dari pemerintahan pusat. Alokasi Dana Desa (ADD) dialokasikan untuk honor dan tunjangan lembaga desa, operasional kantor dan operasional BPD, untuk pembangunan kantor desa Talang Tinggi dan digunakan untuk dana kegiatan lainnya. Sedangkan Dana Desa (DD) direalisasikan untuk pembangunan rabat beton jalan lingkungan dusun dua, rabat beton jalan pemakaman dusun tiga dan pembangunan 3 unit sumur bor.

Selanjutnya pada tahun 2017 tepatnya pada tanggal 20 juli 2017 kembali dilakukan pemilihan Kepala Desa dengan 2 Calon (Zanili dan Endi Wiyanto) yang dimenangkan Oleh ZANILI dengan masa jabatan selama 6 tahun (Tahun 2017-Tahun 2023) dan kaur pada masa pemerintah ini yaitu kaur umum saudara Suroso Ishak, Kaur Pembangunan Saudara Hasan Ashari dan Kaur Pemerintah saudara Mahdiran, A.Md, Sekretaris Desa Saudara Deki Santoso, A.Ma.

Sejarah Perkembangan Desa

TAHUN

KEJADIAN YANG BAIK

KEJADIAN YANG BURUK

1920

Adanya kedatangan satu keluarga
dari Lunjuk

Terjadi masa paceklik, masayarakat
kekuarangan bahan makanan

1923

Kedatangan beberapa daerah
antara lain


Lunjuk.


Lebuk Buar


Genting

Masyarakat menjadi pekerja
paksa (Romusha) pada jaman pendudukan Jepang

1940

Dusun Talang Tinggi menjadi
Depati,
Depati pertama
dipimpin saudara Akim

 

1945

Kepemimpinan Dusun Talang Tinggi
berubah menjadi Depati/Repati
.

 

 

1950

Mendapat Bantuan Gedung Sekolah
Dasar Dari
 Pemerintah

 

1960

Pjs Depti di jabat oleh Ikram
Nasuhi

 

1972

Pejabat sementara masa jabatan
Nuhidin

 

1981

Kepemimpinan dusun di rubah
menjadi Kepala desa, Ikram Nasuhi sebagai Kepala Desa Pertama

 

1982


Mendapatkan
bantuan gedung     PUSKESMAS pembantu


Pembukaan
kebun kelapa sawit dari PTPN VII

 

1992

Mendapat Program P3DT Pembangunan
ruas jalan desa dan jembatan sentra produksi

 

2000


Masuknya
program P2D Pembangunan jembatan sentra produksi dan jalan lingkungan


Bantuan
Bibit karet dari dinas Sosial dan dinas pertanian Pusat


Pembuatan
sertifikat PRONA


Program
P2KP Pengadaan tenda/tarup, jalan penghubung antar desa
dengan dana Rp. 125.000.000,-

Terjadinya gempa di Propinsi Bengkulu berimbas ke desa Talang
Tinggi banyak rumah warga rusak, pabrik sawit dan karet rusak sehingga hasil
produksi sawit dan karet tidak bisa terjual.

 

 

 

2007


Mendapatkan
program P2DTK, Pengerasan jalan penghubung, rehab mebler sekolah dan MCK dana
30.000.000­,-


Buku
paket SD Dananya 10.000.000,-


Pembangunan
PUSKESMAS Induk dari APBD

 

 

 

2011

Mendapat Bantuan Program dari PNPM
MPd


Gedung TK dana Rp.183.000.000,-


SPP
Rp.40.000.000,-


Program
PUAP Dana Rp. 100.000.000,- untuk pembelian pupuk petani
.

Musibah kecelakaan 1 orang
meninggal

 

 

 

 

 

2012-2013


Peningkatan jalan sentra produksi dusun 1, 1 km dari APBD


Gapoktan mendapatkan Bantuan Bibit Karet 12.000 batang
dan paska panen
karet dan Teng
smprot dan Dinas perkebunan dan Pertanian Provinsi


Poktan
mendapat Bantuan Kolam ikan Viber mesin rumpun dari Dinas Pertanian dan
Perkebunan Kab Seluma.


Bumdes
Mendapat Tenda dan Kursi dari Pemdes Bkl
.

Musibah kecelakaan 1 orang
meninggal.

Musibah kebanjiran 29 rumah
terendam

2013-2014


Program Percepatan Pembangunan Pedesaan Pebuatan Lapangan Sepak Bola
Di Dusun 2 dari APBD Rp 100.000.000


Program
PNPM Mandiri Jalan Rabat Beton Dusun 3, 927 M Dan Siring Pasang 300 M
                   Rp 208.000.000


Penggantian
Lantai Jembatan Sentra Produksi Dusun 2 APBD
  Rp
80.000.000


Rehab
Gedung SMP Dari Apbd
    Rp 125.000.0000


Masjid
mendapat Bantuan
          Rp 17.500.000 Pemda Prvinsi dan Rp 20.000.000 Kab
Seluma.


PKK
mendapatkan bantuan alat Perncis


Kube
Mendapat bantuan Mesin Rumput 9 unit dari dinas Sosial Prpovinsi


Program
PKH 6 KK,Rumah tidak layak huni 1 Rumah


Karang
Taruna Dapat bantuan
    Rp 10.000.000 dari Provinsi


Masjid
dapat bantuan
                 Rp 5.000.000 Bupati Seluma


Majlis taklim dapat
bantuan        Rp 10.000.000 dari
Prvinsi


Kelompok Suka Duka dapat bantuan Rp 10.000.000 dari
Provinsi.


Pembuatan Sertipikat Prona sebanyak 75 Prsil.


KBR Dapat bantuan Bibit Karet dan Singon

Musibah kebanjiran 18 Rumah
terendam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2015


Pembangunan Jalan Lingkungan dari Dana Desa Rp.
197.541.900


Pembangunan Jalan Rabat Beton jalan  Menuju TPU Rp. 30.743.900 dari Dana Desa

 

 

 

 

 

 

2016


Pembentukan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) dan
Penyertaan Modal berupa Peralatan Tenda, Kursi, Dan Alat Prasmanan serta
Modal usaha simpan pinjam sebesar Rp. 25.635.000


Pembangunan Jalan Rabat Beton Dusun I Rp. 18.623.100
dari Dana Desa


Pengadaan Alat Penyemprot Nyamuk ( Foging) Rp.
15.399.000 dari Dana Desa


Pembangunan Sarana Sanitasi Rp. 197.959.626 dari Dana
Desa


Pembangunan sarana Air Bersih dari Dana desa Rp.
80.000.000


Pembangunan SPAL dari Dana Desa Rp. 42.333.200

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2017


Pembangunan Jalan rabat Beton dari Dana Desa Rp.
41.836.600


Pemasangan Terali Jendela Gedung PAUD Rp. 3.635.000


Pemasangan Nama Jalan dan Gang dari Dana desa Rp.
4.109.000


Pembangunan Sarana Air Bersih dari Dana Desa 50.360.000


Pengerasan Jalan Lingkunga dari Dana desa Rp.
82.149.658


Pembangunan SPAL dari Dana Desa Rp. 117.298.460


Pembangunan Tower Wifi dari Dana Desa Rp. 25.405.000


Pembangunan Gedung Posyandu dari Dana Desa Rp.
149.123.600


Pembangunan Jalan Pemandian dan Pembangunan Talud dari
Dana Desa Rp. 69.918.890


Penyertaan Modal BUMDes dari Dana Desa sebesar Rp.
55.000.000

 

Berita Terbaru